Barisan Mahasiswa Bekasi Apresiasi Kinerja Plt. Wali Kota Bekasi
Haluanberitarakyat.com, Kota Bekasi – Barisan Mahasiswa Bekasi mengapresiasi kinerja Plt. Wali Kota Bekasi Dr. H….
Haluanberitarakyat.com, Kota Bekasi – Barisan Mahasiswa Bekasi mengapresiasi kinerja Plt. Wali Kota Bekasi Dr. H….
Bekasi, haluanberitarakyat.com – Warga Kampung Pangkalan, RT 01/03 Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, dibuat geger dengan ditemukannya jasad seorang pria yang tergantung menjulur di bawah pohon Belimbing, pada Rabu (19/2/2025) pagi.
Pria itu diketahui bernama Rusdiman (40). Sekitar pukul 06.30 WIB, seorang bocah yang kebetulan lewat di depan rumah R menemukan jasad pria tersebut. Tak membutuhkan Waktu lama, warga sekitar langsung berdatangan. Termasuk, Polisi dari Polsek Tambelang.
“Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tak bernyawa dengan seutas tali melilit di lehernya. Kejadian ini segera kami laporkan ke pihak kepolisian sektor Tambelang Polres,” kata salah seorang warga, Sadul (45).
Belum diketahui apa motif R mengakhiri hidupnya. Kuat dugaan, kenekatan R itu lantaran himpitan ekonomi yang melanda. Dugaan itu merujuk pada kenyataan, bahwa R memiliki orang tua dan seorang Istri yang kini tengah sakit.
Masih menurut Sadul, R sebenarnya bukan lah warga Kampung Pangkalan, melainkan berasal dari Kayuringin, Kota Bekasi. “Ia baru beberapa bulan tinggal di sini karena orang tuanya sedang sakit,” ungkapnya.
Kapolsek Tambelang Polres Metro Bekasi, AKP Yugo Pramudi menduga R mengalami depresi berat karena persoalan ekonomi dan kondisi keluarganya yang memang sedang sakit. Sebab itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi psikologis anggota keluarga mereka.
“Segera mencari bantuan jika mengalami tekanan atau masalah yang berat,” ujarnya.
Saat berita ini diturunkan, petugas kepolisian bersama tim Inafis langsung melakukan olah TKP. Sementara jasad korban oleh pihak keluarga dibawa ke rumah duka di wilayah Kayuringin, Kota Bekasi, untuk disemayamkan.
Peristiwa tragis ini pun meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. (Ccp)